Sabtu, 27 Februari 2010
SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL
tentang sistem bahan bakar diesel beserta cara pemeliharaan/servisnya.
Tujuan dari modul ini agar mahasiswa memiliki subkompetensi yaitu
memelihara/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel.
Materi modul yang akan dipelajari meliputi : (1) prinsip kerja sistem injeksi
bahan bakar diesel, (2) sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel
yang perlu dipelihara/diservis, dan (3) langkah kerja pemeliharaan/servis
sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel.
Modul ini terdiri dari atas 3 kegiatan belajar. Kegiatan belajar 1
membahas tentang: prinsip kerja sistem injeksi bahan bakar diesel.
Kegiatan belajar 2 membahas tentang sistem dan komponen injeksi bahan
bakar diesel, yaitu meliputi saringan bahan bakar, pompa injeksi,
injector/pengabut, automatic timer, dan governor. Kegiatan belajar 3
membahas langkah kerja pemeliharaan/servis sistem dan komponen
injeksi bahan bakar diesel.
Setelah mempelajari modul ini diharapkan dapat memahami prinsip
kerja, sistem dan komponen injeksi bahan bakar diesel serta dapat
melakukan pemeliharaan/servis sistem dan komponen injeksi bahan bakar
diesel tersebut.
materi lebih lanjut
SILAHKAN DOWNLOAD klik disini
Rabu, 24 Februari 2010
DIAGNOSIS KENDARAAN
KONSEP DIAGNOSIS KENDARAAN
Diagnosis merupakan prosedur yang perlu dilakukan untuk menemukan kerusakan/permasalahan pada kendaraan, sebelum dilakukan perbaikan.
PENDEKATAN DALAM DIAGNOSIS
· Pendekatan trial and error, dilaku-kan berdasarkan pada konsep analogi terhadap pengalaman-pengalaman yang dimiliki
· Pendekatan ilmiah menerapkan konsep induksi, deduksi, dan verifikasi
DAMPAK PENDEKATAN COBA2
seorang pemilik kendaraan mengungkapkan permasalahan mesinnya tidak stabil (pincang).
Berdasarkan pengalaman si mekanik, permasalahan tersebut karena busi yang tidak baik.
Tanpa pemeriksaan lebih jauh si mekanik/ diagnoser langsung menulis order/ meng-ganti busi-businya dengan yang baru.
Namun setelah diganti permasalahan yang dikeluhkan tidak teratasi atau mesin masih tetap pincang.
Siapa yang harus bertanggung jawab?
· Pemilik kendaraankah yang harus mem bayar busi? Padahal masalah-nya nggak teratasi.
· Bengkel jasakah yang harus me-relakan businya? Namun kalau terus begini tentu akan merugikan.
· Menurut bapak siapa yang harus bertanggung jawab? Mengapa?
Pendekatan ilmiah
· Kendaraan adalah teknologi yang merupakan salah satu hasil/produk pemikiran ilmiah yang dilakukan oleh manusia,
· Bukan merupakan hasil kegiatan yang meng-gunakan pendekatan coba-coba.
· Setiap bagian dari kendaraan dibuat berdasar-kan perhitungan atau pertimbangan rasional tertentu .
· Atau terdapat argumentasi-argumentasi rasional baik konstruksi dan cara kerjanya.
Konsep dasar pendekatan ilmiah
· Induksi : proses penarikan kesimpulan dari fakta ke umum.
· Deduksi : proses penarikan kesimpulan dari yang bersifat umum ke khusus.
· Verifikasi : proses pengujian kebenaran berbagai kesimpulan yang didapatkan baik dari proses induksi maupun deduksi.
Prosedur Diagnosis Kendaraan
- Perumusan masalah/keluhan
- Pengkajian Permasalahan
- Perumusan kemungkinan kerusakan.
- Pengujian kemungkinan-kemungkinan kerusakan
- Merumuskan kerusakan kendaraan
Perumusan masalah/keluhan
· Menerima dengan cermat keluhan yang disampaikan oleh pelanggan.
· Proses penterjemahan bahasa, dari bahasa driver/ pemilik kendaraan ke bahasa bengkel/ teknik.
· Merumuskan keluhan pelanggan menjadi bahasa bengkel dan diteruskan ke mekanik
· Ketelitian dan kecermatan langkah ini, sangat diperlukan untuk proses selanjutnya.